Gallery

Hukum Menghina Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dan Kisah-kisah Orang Celaka Karenanya

citizenjurnalism.com

citizenjurnalism.com

Hukum Menghina Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam

Diantara perkara yang sangat berbahaya dan bentuk kekufuran adalah seseorang melakukan istihza’ (bersendau gurau) dan mengolok-ngolok Allah dan Rasul-Nya. Seseorang yang bersendau gurau dan mengolok-ngolok Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya telah melakukan kekufuran walaupun hanya sekedar bercanda apalagi yang melakukannya memang memaksudkan untuk mencela Allah dan Rasul-Nya.

Allah Subhaanahu wata’aala berfirman tentang kafirnya orang yang mengolok-ngolok Allah dan Rasul-Nya.

  يَحْذَرُالمُنَافِقُونَأَنْتُنَزَّلَعَلَيْهِمْسُورَةٌتُنَبِّئُهُمْبِمَافِيقُلُوبِهِمْقُلِاسْتَهْزِئُواإِنَّاللهَمُخْرِجٌمَاتَحْذَرُونَ(64) وَلَئِنْسَأَلْتَهُمْلَيَقُولُنَّإِنَّمَاكُنَّانَخُوضُوَنَلْعَبُقُلْأَبِاللهِوَآيَاتِهِوَرَسُولِهِكُنتُمْتَسْتَهْزِئُونَ              (65) لا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِنْ نَعْفُ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ (66

“Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya).” Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu.dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya Kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.” (Qs. At-Taubah : 64-66)

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah : “Ini adalah nash (dalil) tentang orang yang bersendau gurau/mengolok-ngolok Allah, Ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya adalah bentuk kekufuran, memaksudkan (dengan sengaja) untuk mencela lebih-lebih jelas kufurnya. Dan sungguh dari ayat ini ditunjukkan tentang setiap orang yang merendahkan Rasulullah dengan sungguh-sungguh atau bersenda gurau sungguh dia telah kafir.” (Shaarimul Masluul : 2/70)

Berkata Asy-Syaikh Al-Allaamah Sulaiman Alu Syaikh rahimahullah :“Para Ulama sepakat atas orang yang bersendau gurau/ mengolok-ngolok Allah atau kitab-Nya atau Rasul-Nya atau Nabi-Nya adalah kekufuran walaupun dilakukan dengan  bercanda tidak bermaksud sengaja untuk mengolok-ngolok, dan adanya ijma’ (kesepakatan para ulama) tentang hal ini.” (Taisirul Azizil Hamid : 617) [http://tauhiddansyirik.wordpress.com/2012/09/19/hukum-film-yang-di-dalamnya-mencela-nabi-muhammad-rasulullah-shallallahu-alaihi-wasallam/]

Adapun ulama-ulama yang menukil ijma’ akan kafirnya pelaku penghinaan terhadap Rosululloh Shallahu alaihi wa sallam di antaranya:

  1. Imam Ibnu Hazm rahimahullah berkata dalam kitab Al Muhala bil Atsar, “Telah benar adanya apa yang telah kami sebutkan bahwa setiap yang menghina Alloh ta’ala ataupun mengolok-oloknya, ataupun menghina dan mengolok-olok salah satu dari malaikat-malaikat-Nya ataupun menghina dan mengolok-olok salah satu nabi dari para nabi atau juga menghina ayat dari ayat-ayat Alloh maka hal itu menjadikan pelakunya kafir murtad (keluar dari islam) dan baginya hukuman sebagai murtad.
  2. Imam Ishaq bin Rahawaih rahimahullah berkata, “Kaum muslimin telah berijma’ bahwa siapa saja yang menghina Alloh taupun rasul-Nya atau menolak dari sesautu dari apa yang Alloh turunkan ataupun membunuh seorang nabi maka ia menjadi kafir dengan perbuatan tersebut sekalipun ia mengakui seluruh apa yang Alloh turunkan.
  3. Imam Muhammad bin Sihnun rahimahullah berkata, “Para ulama telah berijma’ bahwa orang yang mencaci nabi ataupun mencacatinya maka ia kafir dan ancaman baginya adalah adzab Alloh dan hukumnya di kalangan ummat ini adalah dibunuh dan barangsiapa yang ragu akan kekafirannya maka iapun kafir.
  4. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Dan pendapat yang benar dalam masalah ini bahwa orang yang menghina sekalipun ia seorang muslim maka ia kafir dan dibunuh tanpa adalanya perbedaan pendapat dan inilah pendapat imam yang empat (Hanafi, Malik, Syafi’i dan Ahmad. Pent) serta yang lainnya. [http://elsunnah.wordpress.com/2011/10/31/hukum-menghina-rasulullah/]

Sanksi untuk Para Pencela

Jika celaan terhadap Nabi datangnya dari seorang yang mengaku Islam, maka hukumnya adalah dibunuh. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullahu berkata, “Sesungguhnya si pencela, jika ia seorang Muslim, maka ia menjadi kafir dan (hukumannya) dibunuh, tanpa ada perbedaan pendapat. Dan ini adalah pendapat imam empat dan selain mereka.”(ash-Sharim al-Maslul, hal. 4).

Sedangkan jika celaan itu datang dari kafir dzimmi maka jumhur ulama mengatakan bahwa hukuman bagi pelakunya adalah hukum bunuh menurut pendapat yang lebih kuat. Dan itu adalah pendapat tiga imam; Malik, asy-Syafi’i dan Ahmad rahimahumullah(Subulus Salam dan ash-Sharimul Maslul)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata, “Dan jika ia (si pencela), seorangdzimmi, maka ia dibunuh sesuai pendapat Malik dan ahli Madinah, dan akan datang penyebutan lafazh-lafazh ucapan mereka. Dan ini adalah pendapat Ahmad dan ahli fikih dari kalangan ahli hadits.”(ash-Sharim al-Maslul, hal. 4)

Namun yang perlu menjadi perhatian bahwa yang menerapkan dan menegakkan hukuman tersebut adalah pemerintah kaum Muslimin, bukan pribadi-pribadi,atau kelompok, atau golongan tertentu. Ibnu Qudamah Rahimahullah berkata, “Tidak diperkenankan menegakkan hudud (hukuman) selain imam (penguasa) atau yang mewakilinya.” (Lihat Umdatul Fiqhi, 1/145).

Dan kewajiban masing-masing kaum muslimin ketika mendengar atau melihat orang yang mencela, menghina dan meremehkan Nabi hanyalah melaporkan kepada pihak yang berwenang (pemerintah) agar memberikan hukuman kepada orang tersebut. Kewajiban pemerintah adalah bersikap tegas terhadap orang-orang yang mencela dan menghina Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam, supaya tidak ada pribadi-pribadi atau kelompok-kelompok tertentu yang “bertindak sendiri” di luar tanggung jawab mereka. [http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatannur&id=721]

Selengkapnya, bacalah situs-situs tersebut

Kisah-Kisah Orang Celaka yang Menghina Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam dan Hadits Beliau

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah-kisah nyata berikut ini.

hina nabi

hina nabi2

hina nabi3

Sumber: Majalah Al-Furqon Edisi 5 Th. ke-12, Dzulhijjah 1433 H / September – Oktober 2012

Pembahasan lengkap tentang menghina Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam dapat dibaca secara lengkap di situs tersebut

Wallohu A’lam. Semoga Allah Ta’ala menjaga kamu muslimin dari melakukan tindakan yang mengerikan ini dan membinasakan orang yang menghina Nabi kita sholallohu ‘alaihi wa sallam. Amin

Semoga sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, beserta keluarganya, sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya dengan baik hingga hari kiamat.

 

Abu Muhammad

Palembang, 12 Jumadits Tsaniyah/ 22 April 2013

Advertisements

6 comments on “Hukum Menghina Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dan Kisah-kisah Orang Celaka Karenanya

  1. pak,bagaimana bila orang ini mencela dan tidak asa yg tau,lalu orang ini bertobat,apakah dia diterima ataukah harus bunuh diri untuk menebus dosanya?
    makasih

  2. pak, apakah jika orang ini mencela nabi &kebetulan sedang bicara ke orang yg tidak tahu akan masalah ini, apakah wajib orang ini bunuh diri atau apa untuk menebus dosanya?

  3. pak, klo orang ntu ngomong gitu, tapi kgk ada satupun yg ngelapor, atau bertindak kpd orang itu dan orang ntu sadar, apakah orang itu kudu bunuh diri buat menebus dosanya atau melaporkan diri ke polisi, sementara negara ini bukan negara islam yg otomatis *mungkin* kgk ada hukuman mati bagi para pencela rosul. dan apa yg harus dilakukan orang itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s